Rambutmu yang membuat cinta lari dari dada. Ringkih, mudah pecah. Maka hanya bisa memuji dan mengagumi dari jauh. Sesekali memanggil dan membelainya indah. Bukan kamu yang ku suka, melainkan tiap helai dari rambutmu yang digerai panjang. Terbawa sampai mimpi . Berkali-kali terbangun didalam gelapnya malam karena ingin membelai sekali lagi. Setiap helai berbisik pada jari-jariku. Mengungkapkan betapa lembutnya hatimu. Terurus, terawat, wangi. Mengingatkan akan rambutku dahulu, sebelum tervonis kanker otak.